Duta Bangsa | Sekolah Pengembangan Kepribadian dan skill komunikasi

Home » News » Table Manner : Etiket Jamuan Makan

Table Manner : Etiket Jamuan Makan

Date : 11-11-2013 | Author : | Comment : 2 Comments

Overview
Li Hong Zhang, seorang Jendral Perang Kerajaan China pada dinasti Qing akhir,pernah menghadiri jamuan makan malam dalam misi diplomatik atas undangan Ottovon Bismarck, Perdana Menteri kerajaan Prussia.
Karena tidak mengerti etiket makan ala Eropa, Li Hong Zhang meminum semangkuk air , yang sebenarnya untuk mencuci tangan setelah makan.Tidak ingin tamunya mendapat malu, Otto von Bisamrck juga meminum habis air pencuci tangan.Sementara itu, tamu undangan,pejabat sipil dan militer yang duduk dalam satu meja,menahan tawa.
Cerita diatas mungkin rekaan, namun bisa menunjukkan betapa perbedaan budaya dalam menikmati jamuan makan bisa menimbulkan kebingungan dan tawa.
Dalam budaya nusantara, etiket jamuan makan juga dikenal dalam beberapa budaya.Ragam kuliner Minang disajikan dalam “makan basamo” ada juga yang menyebut “makan bajamba” , begitu juga dengan kuliner budaya Jawa Tengah/Jogjakarta nasi tumpengnya

 

Etika Makan

Manusia,semenjak jaman purba,mungkin telah mengenal etiket makan.Kebiasaan untuk berbagi hewan buruan di jaman dahulu kala telah menjelma menjadi ritual.Bagi anda yang berkecimpung di dunia bisnis, tidaklah aneh jika sekali waktu diundang relasi atau rekan kerja untuk santap malah di sebuah restoran atau hotel.Dan menjadi sebuah kenyataan jika kiblat etika makan banyak berkiblat ke Eropa (Perancis, Inggris) dan Amerika Serikat.

 

Aturan Dasar di Meja Makan
Hana Hoed,Director of Marketing & Communication Hotel Grand Melia-Jakarta mengungkapkan,citra seseorang bisa terungkap saat jamuan makan.Beberapa etiket yang harus diperhatikan :

Saat memulai
Tuan rumah atau penjamu akan memperilahkan duduk,persilahkan wanita disebelah anda untuk duduk terlebih dahulu.Tarikan kursi untuk nya, dan bantu saat duduk.
Setelah wanita dan anak-anak duduk, anda bisa untuk ikut duduk di tempat yang disediakan.
Ambil serbet atau napkin yang diletakkan dimeja atau diatas pirin,lipat menjadi 2.Boleh segitiga atau persegi panjang,dan letakkan di pangkuan anda.Fungsi dari napkin ini agar makanan yang jatuh ke pangkuan tidak mengotori celana atau gaun anda.Jangan tautkan serbet di kerah anda hingga menjuntai seperti mainan.
Makanan akan disajikan dari sisi kanan anda, jadi pastikan sisi kanan atas meja bersih dari benda-benda pribadi : tas tangan, gadget atau kotak hadiah untuk penjamu.Benda-benda pribadi tersebut menyulitkan waiter saat meletakkan piring.
Anda tidak diperkenankan meletakkan siku di meja.Batas tangan yang boleh bersentuhan dengan meja adalah pertengahan antara pergelangan tangan dan siku.
Saat makan, bukan dengan membungkuk dan mulut anda yang menghapiri sendok.Namun sendok yang mengarah ke mulut anda.
Penggunaan perlengkapan makan :sendok, garpu dan pisau mulai dari urutan terluar hingga terdalam.Soup spoon atau sendok sup biasanya diletakan di bagian atas dan bisa digunakan untuk menyantap sup sebagai hidangan pembuka.


Jika anda bingung dengan banyaknya sendok dan garpu,jangan malu untuk bertanya kepada waiter yang menyajikan makanan, tentang perlengkapan yang digunakan.Dibeberapa tempat, perlengkapan makan disiapkan berbarengan dengan makanan yang disajikan, untuk menghindari kebingunan.Sebaiknya tunggu tuan rumah untuk mempersilahkan menikmati urutan makan, mulai dari makanan pembuka hingga makanan pencuci mulut.

Saat menyantap
Biasanya pramusaji akan mengantarkan roti, pilih salah satu dan letakkan pada piring roti.Jangan pindahkan roti dari atas piring,cuil roti dalam ukuran kecil.Dan dengan pisau roti yang sudah disiapkan olesi dengan butter atau margarine.Jangan mencocokkan roti dalam makanan hidangan utama.
Ketika sup disajikan,perhatikan kekentalan sup.Untuk sup kental,semacam cream soup,anda bisa menyedok dari luar ke dalam.Namun untuk sup encer, seperti Clear Chicken Soup, sebaiknya menyendok dari dalam keluar agar tidak memercik ke baju.Jangan terlalu penuh.Apabila sup dirasa terlalu panas,diamkan sebentar di sendok sup.Jangan meniupnya,karena sup bisa terpercik dan mengenai sekitar anda.
Ketika makanan utama disajikan, biasanya berupa daging atau steik,potong dengan pisau steik yang disediakan.Perkirakan ukuran potong kecil untuk sekali suap.Ketika memasukkan potongan daging steak kemulut, ujung garpu menghadap kebawah.

Jangan menambahkan garam atau lada ke makanan sebelum dicicipi atau dimakan sedikit.Hal tersebut dianggap menghina koki yang memasakkan makanan.Ada beberapa makanan yang punya tata cara sendiri
1. Artichoke
Makannya bisa langsung dicabut dengan tangan
2. Caviar
Jangan sekali-sekali pakai alat makan yang terbuat dari metal karena bisa merusak rasa caviar itu sendiri. Biasanya disediakan alat yang terbuat dari cangkang kerang mutiara.
3. Tiram (yang sudah dibuka setengah cangkangnya)

Angkat dengan tangan kiri, kemudian ambil tiram dengan garpu tiram dengan tangan kanan.
4. Soup
disendok menjauhi badan biar ga nyiprat ke badan.
5. Risotto
Risottonya diratakan dipiring,Makan dari pinggir ke tengah piring
Jika ragu, dan tidak tahu cara menyantap sebuah hidangan, jangan malu untuk bertanya ke waiter yang menyajikan hidangan tersebut.Misal, cara memecah kulit lobster.Atau minta bantuan waiter untuk melakukannya dengan pelengkapan yang disediakan.

Selama Jamuan Berlangsung

Biarkan tuan rumah yang memulai percakapan.Senyumlah dengan santai saat bercakap-cakap.Jangan mengunyah sambil berbicara.Kondisikan gadget anda dalam posisi silent atau getar.Dan tidak diperbolehkan memainkan gadget saat mekan malam.
Apabila hendak ke kamar kecil, ijinlah ke penjamu anda dengan mengucapkan “maaf” atau “sorry” atau “pardon me”.Selesai makan,letakkan sendok garpu di piring dengan posisi lurus.Bisa tertelungkup atau telentang.

Selesai setiap hidangan appetizer, soup, main course, dessert , cutlery (dinner knife, dinner fork, dinner spoon, dessert knife, dessert fork, soup spoon) menghadap arah jarum jam 5.Piring yang telah kosong akan diambil dari sisi kiri anda,agak geserlah ke sisi kiri piring yang telah kosong untuk memudahkan waiter mengambilnya. Mengeser piring ke sisi kiri juga tanda bagi waiter bahwa piring tersebut bisa diambil dari meja.Biarkan remah-remah makanan yang jatuh dimeja dibersihkan oleh waiter.
Jika ada daging yang menyangkut di gigi, jangan mencongkelnya di depan umum.Cobalah dorong dengan ujung lidah anda.Jika tidak berhasil, ijinlah ke penjamu untuk ke restroom atau toilet.Berkumurlah di wastafel atau congkel serpihan daging tersebut dengan tusuk gigi.

Hindari Asap
Karena tidak ada asbak maka daerah tersebut dilarang merokok.Namun,jika santap malam telah selesai dan penjamu mengajak meokok,maka anda bisa pindah ke bar dan bisa merokok di area yang disediakan.

 

Menutup dengan Elegan
Jamuan makan, biasanya ditutup dengan makanan pencuci mulut.Bisa berupa es krim,kue-kue manis atau buah potong.Anda juga bisa memilih secangkir kopi atau teh hangat sebagai penutup.
Apabila anda sebagai tuan rumah jamuan, datanglah 30 menit sebelum acara berlangsung.Dan pastikan semua tertata rapi.Kenali Restaurant Captain yang bertugas melayani meja anda.Jika yang anda jamu dirasa penting, tidak ada salahnya anda meminta Restaurant Manager yang bertugas (On Duty Manager) untuk menemui anda untuk membicarakan kelancaran jamuan santap makan.Ingat, anda adalah tuan rumah yang bertanggungjawab atas tamu-tamu anda.Sudut pandang dari Manager Restaurant berikut bisa dijadikan acaun untuk memastikan perlengkapan makan diatas meja telah tersusun rapi.

Jangan panik jika ada gelas atau piring yang jatuh.Biarkan waiter yang bertugas merapikan. Sebaiknya tersenyumlah dan lontarkan gurauan kecil agar tamu anda tidak mendapat malu.Gunakan kalimat bercanda, misal “Bisnis kita pasti lancar, soalnya masalah ikut pecah sama gelas yang jatuh tadi 

Anda harus menunggu semua tamu pulang sebelum melakukan pembayaran.Lebih baik gunakan Kartu Kredit/Kartu Debit agar tidak repot saat membayar.Bill akan diletakkan dalam wallet/dompet yang diantar ke meja anda.

Hal-hal lain yang bisa diperhatikan saat diundang Jamuan Makan :

  • Datang tepat waktu.
  • Sampaikan keluhan atau permintaan kepada pelayan dengan sopan.
  • Menjaga etiket sama dengan menjaga privasi
  • Berterus terang diawal kepada penjamu, misal anda alergi seafood tolak dengan halus saat tuan rumah menawari seafood.Demikian juga atas larangan agama anda, anda tidak diperbolehkan menyantap makanan dari hewan tertentu.
  • Jika anda diajak bersulang oleh tuan rumah, lakukan dengan antusias.Jika anda,atas dasar agama atau kepercayaan tidak minum dengan alkohol,lakukan dengan gelas yang berisi minuman bersoda.
    Jangan bersulang dengan air bening/air mineral kepada tamu berkewarganegaraan Jepang. Bersulang dengan air bening, pada perang dunia ke-2 merupakan ritual yang dilakukan oleh pilot kamikaze atau pilot bunuh diri.
  • Jangan bergunjing.
  • Aktiflah bercakap-cakap di meja makan.
  • Jangan mengambil perlengkapan makan yang sudah jatuh kelantai. Selaiknya, minta perlengkapan baru kepada waiter yang bertugas.
  • Ucapkan terima kasih kepada penjamu.
  • Siapkan uang cash untuk tip.

Sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/511e40900b75b4324e000001/tentang-table-manner–etiket-jamuan-makan

2 thoughts on “Table Manner : Etiket Jamuan Makan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>